Dimensi Global Kemiskinan di Dunia Muslim

Dimensi Global Kemiskinan di Dunia Muslim – Sejarah kemiskinan sudah dapat kita temukan sejak permulaan, tetapi tidak pernah sampai pada tingkatan seperti yang sedang kita alami saat ini. Namun sebelum kita membahasnya, terlebih dahulu kita kudu tahu apa arti kemiskinan itu. Kemiskinan adalah ketidakmampuan untuk mendapatkan penghasilan yang memadai, guna memenuhi kebutuhan pokok, ada beberapa banyak kasus yang menyebabkan kemiskinan di antaranya: buah karya manusia yang terdiri dari ketamakan, ketidak adilan, kurangnya pengetahuan, korupsi, pemaksaan dan kemerosotan moral.

Dimensi Global Kemiskinan, review Dimensi Global Kemiskinan, info Dimensi Global Kemiskinan, catatan Dimensi Global Kemiskinan, ulasan Dimensi Global Kemiskinan, menanggapi Dimensi Global Kemiskinan, persoalan Dimensi Global Kemiskinan

Dimensi Global Kemiskinan

Kemiskinan juga memberi peluang terjadinya kecemburuan, keinginan untuk merampas hak orang lain. Dalam hal ini mereka mengekspresikanya dengan mencuri, melacur demi terpenuhi dan memperbaiki kondisi mereka dan jalan terbaik untuk memahami kemiskinan adalah dengan mendengar suara – suara kaum miskin. Rasul mengkaitkan kefakiran dengan kekufuran ” كادالفقران يكون كفرا “.

Semua muslim dapat menikmati kemurahan allah dengan berbagai manfaat dari alam ini melalui bekerja keras, keuntungan yang lebih besar, pelarangan riba dan pembayaran zakat. Ada banyak sumber daya alam negara muslim yang dapat memenuhi kebutuhan pokok manusia tapi, mengapa negara – negara muslim lebih bergantung pada perusahaan swasta luar negri? Dengan tidak mengurangi rasa hormat islam telah menjelma menjadi pengemis – pengemis global.

Mungkin sholat sudah tau kalau kemelaratan telah merata di seluruh penduduk indonesia kita, itu bisa shobat lihat ketika nonton TV!, banyak sekali kita melihat ibu – ibu di jalanan yang berpenampilan compang camping sambil menggendong anaknya, dengan menadahkan tangannya tuk meminta belas kasihan orang yang sama lewat di jalan, demi memberi makan  anaknya yang kelaparan. Belum lagi anak – anak yang ngamen di jalan, padahalkan tugas mereka bukan kerja, melainkan mencari ilmu setinggi langit ( sebab mereka akan menjadi penerus kita ).

Malahan sekarang ibu – ibu rumah tangga yang penghasilannya pas pasan harus pusing tujuh keliling sebab bahan minyak sekarang lagi BBM ( benar – benar minyak ). Bahkan sekarang ada kakek – kakek tua renta berada di daerah terpencil yang jarang sekali makan nasi. And kalau sudah mengamati itu semua, kita pun akan semakin sadar bahwa betapa banyak penduduk negara ini yang melarat. Pasti shobat berangan – angan or berandai – andai ” kapan yah negara ini kayak negara seiman kita yang pada kaya, seperti saudi arabia, malaysia, turki, de el el?”.

Dimensi Global Kemiskinan terkini

Yang kaya tambah kaya yang miskin tambah miskin.

Hasil deteksi kemarin telah menyatakan sebuah fakta: distribusi pendapatan negara – negara muslim sangat berbeda, alias sama sekali tidak rata. Seperti di negara- negara arab teluk tuh, pendapatan perkapitanya mencapai US $12.000 ( berarti banyak yang kaya donk ). Beda dengan negara – negara muslim yang lain yang mendapatkan perkapitanya US $600 ( wuuuuuuih, jauh banget bedanya). Bahkan hampir setengah penduduk dunia muslim hidup di bawah garis kemiskinan, dengan pendapatan kurang dari US $2 perhari.

Indonesia, Banglades, Pakistan, Nigeria dan Mesir yang total penduduknya berjumlah 700 juta atau 55% dari penduduk muslim, dunia hanya berpenghasilan kurang dari 1/3 dari total pendapatan seluruh negara muslim di tahun 2008. Adanya perbedaan penghasilan negara kaya dan negara miskin yang terus menerus meluas, itu di sebabkan kurang seriusnya kita dalam menghapus kemiskinan, dan mengurangi jumlah orang miskin. Parahnya, hal itu juga nimbulin jurang luas dalam pola pembelanjaan diantara umat islam.

Negara  Negara muslim yangpendapatanya itu tinggi, hampir kesemuanya itu mengkonsumsi produk – produk yang di suplai dari negara – negara non muslim. Bahkan mayoritas negara kaya tersebut lebih cenderung ngabisin duitnya untuk beli produk – produk mewah and beli senjata untuk memerangi sesama muslim. Nah ini nandain uang mereka di habiskan untuk membayar produk – produk impor dan memerangi saudara – saudara mereka sendiri yang juga dapat memperlemah multipiler. Dari pada ngabisin duit hanya untuk begituan mending di buat ngebantuin saudara seiman yang lain. Tul banget gak? Lalu, cara mengatasinya? Yupz, emang udah saatnya mereka menolong saudaranya yang berada dalam keterbelakangan ekonomi. Itung – itung  cari pahala gitu loh!! Dan itu merupakan kewajiban sesama muslim sebagaimana dalam firman allah;

و تعاونواعلى البر والتقوى. Dari pada menjalin kerja sama seperti halnya dalam bidang perdagangan, mungkin dengan negara – negara non muslim, kan lebih baik menjalin kerjasama dengan negara – negara muslim itu sendiri sebab hal itu bisa meningkatkan perekonomian negara – negara muslim.

Dimensi Global Kemiskinan merajalela

kok bisa gitu?

Karena kalau udah terjadi hubungan kerjasama seperti itu, akan menciptakan lapangan pekerjaan buat para muslim or muslimah yang pada pengangguran. Sekaligus meningkatkan hasil produksi dan pertumbuhan ekonomi. Kalau udah kayak gitu, akan bisa memberi dampak positif dalam mengurangi kemiskinan.

Selain dapat pahala, mereka juga dapat mempererat tali persaudaraan sesama muslim bukanya itu di anjuran oleh rasul kita?.Eeeeeeeitss tunggu dulu adanya negara – negara muslim pada miskin termasuk negara kita indonesia bukan hanya di sebabkan kurangnya pendidikan dan ilmu pengetahuan kita so…. kalau shobat – shobat udah tau, jangan ada kata males dalam kamus kita dan tunggulah ilmu setinggi mungkin karena masa depan negara kita ada pada kita. Dan berusahalah untuk merubah nasib bangsa kita maju terus pantang mundur.

kemiskinan, potret kemiskinan, 100 foto kemiskinan pengemis anak anak, potret kemiskinan di indonesia
Dimensi Global Kemiskinan di Dunia Muslim | andre | 4.5
[close/Tutup]